Jumat, 17 Juni 2022

NGAJI MAHASANTRI MILENIAL DI LANTAI III KANTOR PWNU (GUS BAHA : BETAPA MUDAHNYA MASUK SURGA)

 NGAJI MAHASANTRI MILENIAL 

DI LANTAI III KANTOR PWNU

(GUS BAHA : BETAPA 

MUDAHNYA MASUK SURGA)

Disusun Oleh Kelompok 2 / PAI F :

Nadia Ummu Habibah (201190181)

Nadya Al Fitria (201190183)

Noviantika Dyah Puspitasari (201190201)

Novya Widiasari (201190204)

Nur Alif Masitoh  (201190207)

Bagaimana Kondisi Psikologi Mad’u

Kondisi psikologi mad’u bagi jama’ah Gus 

Baha dalam acara Ngaji Mahasantri Milenial 

di Lantai 3 Kantor PWNU dengan tema 

“Betapa Mudahnya Masuk Surga” Jawa 

Timur pada hari Sabtu, 12 Oktober 2019 

adalah sangat kompak, rukun, banyak yang 

mengikuti jam’iyah karena pembawaan dari 

Gus Baha sendiri tidak membosankan dengan 

pembawaan humor menjadikan para 

jamaahnya sangat mengikuti acara dengan 

baik.

Bagaimana Kondisi psikologi Da’i

Dalam makalah kondisi psikologi dakwah mengenai 

pesan yang disampaikan oleh Gus Baha di channel 

youtube NU Online dalam rangka Ngaji Mahasantri 

Millenial yang bertempat di Lantai III Kantor PWNU 

Jawa Timur dengan mengangkat tema “Betapa 

Mudahnya Masuk Surga” tersebut menyampaikan pesan 

tentang kaidah dan syari’at-syari’at Islam. 

Gus Baha dalam video ini menjelaskan tentang “Betapa 

Mudahnya Masuk Surga”. Beliau menyampaikan 

dakwah pada mad’u dengan bahasa dan materi yang 

ringan dan mudah difahami juga relative santai, karena 

menurut beliau akal sehat akan lebih mudah menerima 

kebenaran. 

Bagaimana Interaksi Antara Da’i 

dan Mad’u

Interaksi antara da’i dan mad’u dalam acara Ngaji 

Mahasantri Millenial di Lantai III Kantor PWNU Jawa 

Timur dengan judul “Betapa Mudahnya Masuk Surga” yang 

di bawakan oleh Gus bawa. Beliau berdakwah dengan cara 

penyampaian yang sederhana, mudah dipahami dan dapat 

sampai ke mad’u serta dengan menggunakan 

humor/lawakan-lawakan. Cara ini dilakukan agar mad’u atau 

jamaah tidak tersinggung atas apa yang beliau sampaikan 

dan agar tidak terlalu spaneng dalam mendengarkan ceramah 

beliau. Hal ini merupakan suatu terobosan untuk mencegah 

kebosanan dalam ceramah yang dilakukan oleh seorang da’i.

Dalam setiap ceramah Gus Baha selalu banyak candaan 

akan tetapi tidak meninggalkan jalurnya seperti dalam istilah 

santai akan tetapi tetap serius. Dalam mengawali pembukaan 

ceramahnya, Gus Baha memasukkan sebuah humor-humor 

yang akan menarik perhatian mad’u agar pesan dakwah 

Beliau bisa diterima. 

Bagaimana kondisi Idealnya Jika Di Upayakan 

Untuk Perbaikan agar Diterima Oleh Mad’u

Kondisi idealnya supaya seorang da’i bisa 

diterima harus ada perbaikan dalam 

penyampaian yang digunakan. Harus 

menggunakan perkataan yang baik dan 

memiliki hubungan yang erat dengan mad’u, 

supaya dakwahnya bisa diterima oleh mad’u.

Dakwah yang disampaikan oleh Gus Baha 

sangat sederhana dan menggunakan metode 

yang menarik dengan disertai candaan namun 

juga serius dalam menyampaian dakwahnya.

SEKIAN

TERIMAKASIH

SEMOGA BERMANFAAT 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Link Presentasi dan Video Youtube Kelompok 07

 Link Presentasi Kelompok 07 https://www.youtube.com/watch?v=Pr66JsYaWuA Link Video Youtube  https://www.youtube.com/watch?v=jQiAxCgQpdM