Rabu, 15 Juni 2022

TUGAS KULIAH 05

 TUGAS KULIAH 05

Nama : Niswatun Khasanah

NIM : 201190196

Resume- Interaksi Psikologis Da’i dan Mad’u dan Interaksi Tauhidiyyat

A.    Interaksi Psikologis Dai dan Mad’u

Motivasi tingkah laku, didasari secara individual motif biogenetis, sebagai makhluk sosial, motif sosiogenetis dan sebagai makhluk bertuhan serta motif teogenetis. Penyataan Hubert Bonner, bahwa kepercayaan kepada yang maha gaib adalah suatu tenaga motivasi yang paling kuat dalam masyarakat, dikarenakan merupakan sumber kedamaian yang tahan lama, bisa menjadi suatu dorongan yang potensial dalam kehidupan manusia.

Motif dalam diri manusia dipengaruhi dan dibentuk oleh faktor- faktor yang berhubungan dengan pemenuhan kebutuhannya.

Pendapat Sigmund Freud menyatakan dengan kajian empirisnya, bahwa perilaku manusia didorong oleh dorogan naluriah, karena perilaku manusia harus dikontrol dengan kekuatan sosial dan agama. Dimana kekuatan tersebut dapat mengarahkan tingkah laku manusia sebagai warga masyarakat sekaligus sebagai hamba Tuhan agar menjadi lebih baik.

Adapun proses psikologi dakwah, dalam arti interaksi sosial antara da’i dan mad’u yang memiliki 3 makna:

1)      Da’i maupun mad’u sebenarnya terlibat dalam proses belajar, baik dari segi berpikir maupun dari sudut merasa. Mad’u belajar kepada da’i, tapi da’i juga belajar kepada umpan balik yang disampaikan oleh mad’u.

2)      Antara da’i dan mad’u terjadi proses penyampaian dan penerimaan lambang- lambang dalam berkomunikasi.

3)      Adanya mekanisme penyesuaian diri antara da’i dan mad’u. Dalam bentuknya bisa permainan peranan, identifikasi.

B.     Beriman kepada Tuhan & Proses Dakwah

Pendapat Carl Gustaf Jung, bahwa motif memercayai hal- hal gaib sebenarnya sama dengan naluri agama yang disebut sebagai kecenderungan asli pada agama. Yang terpenting bagi da’i mengetahui motif- motif mendesak dari sasaran dakwahnya. Seorang da’i mampu menyesuaikan materi dakwah, metode dakwah atau strategi dakwah yang tepat supaya tujuan dakwah dapat dicapai.

C.    Interaksi Sosial dalam Proses Dakwah

Kegiatan dakwah merupakan suatu proses yang didalamnya terdapat beberapa unsur yang saling saling berkorelasi dan saling mempengaruhi antara satu dengan lainnya. Hal tersebut meliputi, antara pelaksana dakwah (da’i), obyek dakwah (mad’u), lingkungan dakwah, media dakwah, dan tujuan dakwah.

Dalam kegiatan dakwah ini, interaksi tersebut ditujukan untuk mempengaruhi mad’u. Hal ini berpengaruh akan membawa perubahan sikap sesuai dengan tujuan dakwah, yaitu mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat.

D.    Keterkaitan dan Sikap Positif Masyarakat terhadap Da’i disebabkan beberapa faktor

1.      Pesona da’i

2.      Sebagai figure yang diharapkan dan sesuai kebutuhan masyarakat

3.      Kedekatan emosional atau kedekatan batin

4.      Kemampuan berkomunikasi

E.     Interaksi Tauhidiyyat

Interaksi tauhidiyyat merupakan suatu upaya untuk menyebarkan dan menanamkan nilai- nilai ketauhidan kepada mad’u. hal ini sebagai misi dakwah yang diteladankan para rasul diatas sendi- sendi ketauhidan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Link Presentasi dan Video Youtube Kelompok 07

 Link Presentasi Kelompok 07 https://www.youtube.com/watch?v=Pr66JsYaWuA Link Video Youtube  https://www.youtube.com/watch?v=jQiAxCgQpdM