Rabu, 15 Juni 2022

TUGAS KULIAH 04

TUGAS KULIAH 04

Nama   : Niswatun Khasanah

NIM    : 201190196

Kelas   : PAI. F

Bagaimana dakwah yang disampaikan oeh pendakwah/ daí itu diterima atau ditolak oleh madú, ada beberapa tahapan yang harus dilalui?

·         Proses penyampain dan penerimaan pesan dakwah itu dilihat dari sudut psikologi tidaklah sesederhana penyampaian pidato oleh da’i dan dedengar oleh hadirin, tetapi mempunyai makna yang luas, meliputi penyampaian energi dalam sistem saraf, gelombang suara dan tanda- tanda. Ketika proses suatu dakwah berlansung, terjadilah penyampaian energi dari alat- alat indra ke otak, baik pada peristiwa penerimaan pesan dan pengolahan informasi, maupun pada proses saling mempengaruhi dari kedua belah pihak.

·         Dalam interaksi antara da’i dan mad’u. Da’i dapat menyampaikan pesan- pesan dakwah (materi dakwah) melalui alat atau sarana komunikasi yang ada. Komunikasi dalam proses dakwah tidak hanya ditujukan untuk memberikan pengertian, memengaruhi sikap, membina hubungan sosial yang baik, tapi tujuan terpenting dalam komunikasi adalah mendorong. Mad’u untuk bertindak melaksanakan ajaran- ajaran agama dengan terlebih dahulu memberikan pengertian, memengaruhi sikap, dan membina hubungan baik.

·         Mengenai proses komunikasi (penyampaian penerimaan) pesan dakwah dapat dijelaskan melalui tahapan- tahapan yaitu: penerima stimulus informasi, pengolahan informasi, penyimpanan informasi, dan menghasilkan kembali suatu informasi.

·         Proses bagaimana mad’u menerima informasi mengolahnya menyimpan dan menghasilkan informasi dalam psikologi komunikasi disebut sistem komunikasi intra personal. Dalam proses ini meliputi sensasi, persepsi, memori, dan berpikir.

a.       Sensasi

Dalam psikologi komunikasi dijelaskan bahwa sensasi adalah proses menangkap stimuli (rangsang). Melaui alat indra manusia memperoleh pengetahuan dan semua kemampuan untuk berinteraksi dengan dunianya. Dalam kegiatan dakwah, ketika seorang da’i tampil ke mimbar, maka stimuli yang ditangkap mad’u pada awalnyaadalah sosok tubuhnya (oleh indra mata) kemudian Setelah berpidato, mad’u menangkap stimuli suaranya (oleh indra pendengaran) dan seterusnya.

 

b.      Persepsi

Persepsi adalah pengalaman tentang objek, peristiwa, dan hubungan- hubungan yang diperoleh dengan menyimpulkan informasi dan menafsirkan pesan. Persepsi adalah proses memberi makna pada sensasi sehingga manusia memperoleh pengetahuan baru. Persepsi mengubah sensansi menjadi informasi. Seperti juga halnya sensasi, persepsi,  dan faktor stuktural.

c.       Memori

Apa yang ditangkap panca indra (sensasi) kemudian diubah menjadi informasi (persepsi) selanjutnya disimpan didalam memori (ingatan). Dengan demikian, memori adalah suatu sistem yang sangat berstruktur yang menyebabkan organisme sanggup merekam fakta tentang dunia, memori bekerja melalui tiga tahap: perekaman informasi yang berasal dari persepsi dicatat melalui jaringan saraf, penyimpanan informasi dalam bentuk tertentu dalam waktu tertentu. Informasi ini berkembang terus, bisa juga berkembang sendiri, dan pemanggilan atau mengingat kembali apa yang telah disimpan baik sekadar terlintas atau memang sengaja diingat- ingat karena informasi tersebut memang diperlukan.

d.      Berpikir

Berpikir adalah suatu kegiatan yang melibatkan penggunaan konsep dan lambang sebagai pengganti objek dan peristiwa. Berpikir merupakan manipulasi atau organisasi unsur- unsur lingkungan dengan menggunakan lambang, sehingga tidak perlu langsung melakukan kegiatan yang tampak. Berpikir merupakan proses keempat setelah sensasi, persepsi, dan memori yang mempengaruhi penafsiran terhadap suatu stimuli. Dalam pola berpikir manusia dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu metode berpikir realistis, metode berpikir kreatif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Link Presentasi dan Video Youtube Kelompok 07

 Link Presentasi Kelompok 07 https://www.youtube.com/watch?v=Pr66JsYaWuA Link Video Youtube  https://www.youtube.com/watch?v=jQiAxCgQpdM